PUISI RINDU | Kumpulan Puisi Tentang Kerinduan
3:51 PM Posted by karyapuisiLAGU KERINDUAN
Ajip Rosidi
wajahmu antara batang kelapa langsing
menebar senyum dan matamu menjadikan daku burung piaraan
semua hanya bayangan kerinduan: kau yang nun entah di mana
mengikuti setiap langkahku, biarpun ke mana
kujalani kelengangan hari
sepanjang pagar bayangan: wajahmu menanti
langkah kuhentikan dan kulihat
hanya senyummu memenuhi jagat
1954
RINDU
Wina SW1
air menyentuh tiang-tiang titi
orang-orang berlari melintas sungai
aku duduk dalam hening
meneguk maccha terakhir
: mimpikan percakapan tak pernah berakhir
Kamogawa, 10 Januari 2005
RINDU BERGULING SENDIRI
Ajip Rosidi
rindu berguling sendiri
putus mengharap
dinding putih-putih
dan di baliknya: kesepian pengap
radio di sebelah batas
suaranya samar -
kudengar diriku menghela nafas
dengan hati yang cabar
1954
Artikel terkait dengan kategori ini:
KATEGORI PUISI
- Puisi Ramadhan Terbaru | Tentang Bulan Suci Ramadhan
- PUISI RINDU BUAT KEKASIH | Puisi Tentang Kerinduan
- Puisi Kemerdekaan | Puisi Tentang Kemerdekaan
- Kumpulan Puisi Tentang Perpisahan | Puisi Tentang Perpisahan
- PUISI MALAM | Kumpulan Puisi Malam
- PUISI PAGI | Kumpulan Puisi Bertema Pagi Hari
- Puisi Tentang Pahlawan Perjuangan | MASIHKAH BUNGA 'KAN MEKAR
- Puisi Romantis Cinta | Puisi Cinta Romantis
- Puisi Bencana Alam | Puisi Tentang Tsunami Aceh
- PUISI PAHLAWAN | Kumpulan Puisi Tentang Pahlawan
- Puisi Persahabatan >> Kahlil Gibran | Puisi Tentang Persahabatan
- PUISI DALAM DOA | Tentang Doa Kepada Allah
- Puisi Singkat | Puisi Pendek Penyair Indonesia
- Puisi Patah Hati | Puisi Tentang Patah Hati
- PUISI UNTUK IBU : Kumpulan Puisi Tentang Ibu
- PUISI KESEDIHAN | Kumpulan Puisi Duka dan Kesedihan
- PUISI PERJALANAN | Puisi Tentang Perjalanan
- PUISI KEMATIAN | Kumpulan Puisi Tentang Maut dan Kematian
- PUISI ISLAMI | Puisi Bertema Islami
- PUISI LEBARAN | Kumpulan Puisi Bertema Lebaran
Tema Rindu
- Penjara Rindu | Puisi Agustinus Wahyono
- Puisi Rindu Dendam | Arsyad Indradi
- Musafir Rindu | biarkan aku gila dalam cintamu
- Puisi Tentang Kerinduan | Hardho Sayoko SPB
- Jangan Kau Tampik Rinduku
- SEPERTI RINDU INI | Kumpulan Puisi Rindu
- Rindu Tasik | Puisi Kerinduan
- Rinduku | Selalu Ada Rindu Untukmu
- RINDU | Puisi Puisi Rindu
- Lagu kerinduan | Puisi Tentang Lagu Kerinduan
- Rindu berguling sendiri
LABELS
142 Penyair Menuju Bulan Abdurahman Faiz Acep Zam zam Noor Agus Sunarto Agustinus Wahyono Alex R Nainggolan Amir Hamzah Andri Nur Latif Angin Laut Tawar LK Ara Antologi Puisi Untuk Munir Arafat Nur Arsyad Indradi Artikel dan Berita Asep Sambodja Aspar Paturusi Ayi Jufridar Beni R Budiman Biografi Penyair Catatan Pada Daun LK Ara Chairil Anwar Kumpulan Puisi Cunong N Suraja Cut Januarita D Zawawi Imron Dadan Dania DK Dalam Mawar LK Ara deddi Anggadiredja Dharmadi Dina Oktaviani Doel CP Allisah Eka Fendri Putra Emha Ainun Nadjib Ernita Kahar Faidil Akbar Fandy Hutari Fati Soewandi Fernando Marco Form Kirim Puisi Fredy Wansyah Gibran In English Gita Nuari Gola Gong Gunoto Saparie Hardho Sayoko SPB Hasyuda Abadi Hendy CH Bangun Heri Latief Idris Pasaribu Indra Tjahyadi Isbedy Stiawan Nyanyi Sunyi Isnu Kembara Jalaluddin Rumi Kahlil Gibran KATEGORI JUDUL PUISI WS RENDRA KATEGORI PUISI Kategori Puisi Campuran Korrie Layun Rampan Kumpulan Pantun Kumpulan Puisi Laut Akhir : Isbedy Stiawan ZS Kuntowijoyo sajak sajak 1974 ISYARAT M. Husseyn Umar Mansur Samin Medy Loekito Menandai Tahilalat Isbedy Stiawan Mohammad Diponegoro Muhammad Iqbal Natasha Josefowitz - Poems Noor Amanah Noor Sam Pantun Ajip Rosidi PANTUN ANAK PANTUN ORANG MUDA PANTUN ORANG TUA Pelacur Para Dewa-Pranita Dewi Puisi - Sitor Situmorang Puisi : Faisal Muchtar Al Khaufi Puisi Bahasa Inggris Puisi Dalam Doa puisi Islami Puisi Kiriman Sahabat Puisi Mustofa Bisri Puisi Pahlawan Puisi Penyair Aceh Puisi Yunis Kartika Rabindranath Tagore Ramadhan KH Rendra - Blues untuk Bonnie Rendra - Kakawin kawin Rendra - Malam Stanza Rendra - Masmur Mawar Rendra - Nyanyian dari Jalanan Rendra - Sajak-sajak Dua Belas Perak Rendra - Sajak-Sajak Sepatu Tua Rendy Purnama Restoe Prawironegoro Ibrahim Ridwan Amran Rieke D. Pitaloka - Kumpulan Puisi "UPS" Rohyati Sofjan Sajak - Sutardji Calzoum Bachri Sajak Nanang Suryadi Sajak Pablo Neruda Sajak Samsul Bachri SAJAK UNTUK GURU SAJAK-SAJAK SUNDA SAJAK-SAJAK USMAN AWANG Sanusi Pane Sapardi Djoko Damono - Kumpulan Puisi Saut Poltak Tambunan Sulaiman Juned Sunardi KS Surat Gibran Surtini Hadi Syair Syair Puisi T Tjoet Sofjan Taufiq Ismail Tema Laut Tema Aceh Tema Angin Tema Bulan Tema Bunga Tema Burung Tema Cinta Tema Daun Tema Doa Tema Gadis Tema Gunung Tema Hidup Tema Hujan Tema Ibu Tema Kematian Tema Kemerdekaan Tema Kenangan Tema Kota Tema Malam Tema Matahari Tema Maut Tema Mimpi Tema Pagi Tema Pantai Tema Penyair Tema Perjalanan Tema Perjuangan Tema Perpisahan Tema Pohon Tema Puisi Anak Tema Rindu Tema Sahabat Tema Sajak Tema Sayang Tema Senja Tema Sunyi Tema Surat Tema Tuhan Toto Sudarto Bachtiar TS Pinang Ulfatin Ch Wayan Sunarta Wina SW1 Winda Purwanti Wing Kardjo Yayat Hendayana Yun Casalona Yunimar W Yusuf
KUMPULAN KARYA PUISI (TITLE)
- 166 Namaku
- 1946 : Larut Malam Suara Sebuah Truk
- 1973
- 9 Sajak Kosong, Untuk Desain Kaus Oblong
- Aceh
- Aceh Dalam Kenangan
- Acehku Sayang, Acehku Malang
- Ada Daun Gugur
- Ada Doa
- Adakah Engkau Tetap di Sana
- Ada Yang Langgeng di Pesisir Ini
- Adam dan Adab
- Agustus
- Air Selokan
- Ajaibnya Banjir
- Akar Tua di Musium
- Akar Yang Retak
- Akhirmu
- Aku - Chairil Anwar
- Aku - Ajip Rosidi
- Aku Baca Lembaran-Lembaran Koran
- Aku Baringkan Tubuhku
- Aku Berada Kembali
- Aku Diantara Kau dan Dia
- Aku Hanya Kerak di Liang Bumimu
- Aku Ingin
- Aku Ingin - Hendy CH Bangun
- Aku Ingin Bercerita
- Aku Ingin Menjadi Hambamu
- Aku Ingin Menjumpaimu
- Aku Kehilanganmu
- Akulah si Telaga
- Aku Lebih Dulu Menulis Nama-Nama
- Aku Lukis Senyummu yang Mawar
- Aku Masih Rasakan
- Aku Masuki Kolammu
- Aku Menanam Diri
- Aku Mencintaimu, Kelam
- Aku Nusantara
- Aku Pengagum Seni
- Aku pun Tak Tahu
- Aku Tandai
- Aku Tenggelam Dalam Cintamu
- Aku Tulis Sajak Cinta Ini
- Aku Tulis Sajak Ini Dengan Air Mata
- Alam Sedang Berdandan
- Amoy Aimee
- Anak- Anak
- Anak Jalanan
- Andai Laut Kelam
- Angin 1
- Angin 2
- Angin 3
- Angin Berkesiur
- Angin Danau
- Angin Hutan Cemara
- Angin Laut
- Angin Telah Kembali
- Angin yang Pasrah
- Antara Kita
- Antara Tiga Kota
- Apa Siapa
- Apa Yang Harus di Kata
- Apakah Kau Cinta Diriku
- Api Unggun di Atas Sajakmu
- Asap Dari Kuburku
- Asap Pabrik
- Asmaradana Di Kembang Cempaka
- Atas Kemerdekaan
- Awan Tak Hanya Mengabarkan
- Ayah
- Ayahanda
- Bagaimana Kalau
- Bagai Sepasang Kekasih
- BagiMu
- Bait Terhujung
- Baiturrahman
- Bambu Runcing
- Banda Aceh
- Banda Aceh ke Padang
- Bangkai Tanjungkarang
- Bangun, Bangun
- Bangunan Sekolah
- Bapak
- Bara
- Baris Antara
- Batas Bayang Dan Diri
- Batee Puteh
- Batu-Batu Jalan
- Batu Hitam
- Batu Pualam
- Bayangan
- Bayangan - Alex R. Nainggolan
- Bayangkan
- Bebatuan Itu Merintih
- Beginikah Mestinya Cinta Disajakkan?
- Begitulah Bayi
- Begitu Engkau Bersujud
- Begitu Sempurna
- Bekasmu
- Bekas Noda
- Belajarlah Pada Alam
- Benang Waktu
- Bencana
- Bendera Dukacita
- Bening Danau
- Beratus Kali Aku Mati
- Beri Aku Cinta
- Bermain Rumah Denganmu
- Bernama Sajak
- Bersama Dalam Bunga Tidur
- Bersandar Pada Angin
- Biarkan Angin Bicara
- Biarkan Hatimu Berbincang Padaku
- Biarlah
- Bidadari Hidupku
- Bidadari Nirwana
- Bila Aku Jatuh Cinta
- Bila Kelak
- Bila Pelayaranku Sampai
- Bimbang
- Bisik
- Bisikan
- Buat Ning
- Buku Tamu Musium Perjuangan
- Bulan Bulat di Ranjang
- Bulan Cemara
- Bumi Hangus
- Bunda
- Bunga - LK Ara
- Bunga 1
- Bunga 2
- Bunga 3
- Bunga-Bunga Daun Luruh
- Bunga Champa
- Burung Hitam
- Burung Terbakar
- Cahaya Cinta
- Cak Munir di Awan
- Camping
- Candi Mendut
- Cara Membunuh Burung
- Catatan
- Catatan Kangen
- Catatan Lelah
- Catatan Pada Daun
- Catatan Pinggir Wiji Thukul
- Catatan Sisa Lebaran
- Catatan Suatu Hari
- Celaru
- Cerita Tentang Korupsi
- Cermin
- Chathedrale De Chartres
- Ciliwung
- Cinta dan Kepercayaan
- Cinta Itu
- Cinta Kian Membentang
- Cintaku Jauh Di Pulau
- Cinta Sejati
- Cinta yang Sengit
- Ciuman Judas
- Ciuman Penghabisan
- Cukup
- Cukuplah Sebatas Mimpi
- Dalam Bis
- Dalam Bus - Gunoto Saparie
- Dalam Diriku
- Dalam Duka, Kami Bangkit
- Dalam Gelap Kulihat...
- Dalam Jiwanya
- Dalam Kirai Sayap Waktu
- Dalam Perhitungan
- Dalam Sajak Cinta
- Dan kau Pun
- Danau
- Dari A ke Z
- Dari Bentangan Langit
- Dari Kaveling 2 Meter Persegi
- Dari Menara Mesjid
- Dari Pantai
- Dari Potongan Langit
- Dari Rimba Kehidupan
- Dari Sebuah Rumah Kecil di Tawangmangu
- Dari Seorang Anak, Bagi Ayah Ibu Yang Akan Bercerai
- Darussalam
- Debu dan Pacarku
- Dekatkan Aku
- Dekatkan Daku Padamu Ya Allah
- Demi Cinta Demokrasi
- Demontrasi Setengah Hati
- Dendang Sayang
- Depan Pusara
- Derai Derai Cemara
- Desa Kita Surga Tanpa Malaikat
- Dhandhang Gendhis Kagem Kinanthi
- Di Ambang
- Dia dan Aku
- Dialog
- Di Arafah
- Di Gerbang Kampus Itu
- Dibawah Bulan
- Dibawah Purnama
- Di Bawah Sebuah Gang
- Di Dalam Sajak
- Di Dedahan Sajak
- Di Depan Lukisan Sadali
- Di Kaki Gunung Puyuh Sumedang
- Di Kegelapan Malam
- Di Kuburan
- Di Mana
- Dimanakah Engkau Duhai Cintaku
- Dinding
- Di Pantai Berpasir Maut Berdesir
- Di Pelabuhan Cirebon
- Di Pelataran AgungMu Nan Lapang
- Di Pinggiran Rel Kreta
- Diponegoro
- Di pusaran Waktu
- Di Ranjang Kau Endap Seluruh Erang
- Diriku
- Disebrang Tidur
- Di Sebuah Istana Tua
- Di Sebuah Senja
- Di Senja ini Aku Sadar
- Di Taman Kota
- Di Tangan Anak-Anak
- Di Tangse
- Ditanyakan Kepadanya
- Ditengah Galau Riuh Rendah Abad Ini
- Di Tepian Danau
- Di Tepi Laut
- Doa
- Doa Agar Berakhlak Seperti Akhlak Para Nabi
- Doa - Campuran
- Doa Jenazah
- Doa Malam - Campuran
- Doa Malam
- Doa Sebelum Tidur
- Doa Sehelai Daun Kering
- Doa Seorang Bocah Tuna
- Doa Untuk Penari Sepi
- Dongeng Kelabu Sebuah Kafe
- Dongeng Menjelang Kelahiran
- Dongeng Pahlawan
- Dongeng Tentang Kesetiaan
- Dongeng Untuk Bapa
- Dosa II
- Dua Orang Kalah
- Dua Peristiwa Dlm Satu Sajak Dua Bagian
- Duka Itu
- Dukaku Yang Risau
- Duka Sasa
- Dulu Aku Minta Mati di Laut
- Dunia Botol
- Dunia Mimpi
- Elegi Batukarang
- Empat Bait Pergi
- Endless Tape
- Engkau dan Aku
- Engkau Duduk di Sudut
- Engkau Sukma
- Engkau Yang Terlipat, Sepi Yang Tersisip
- Entah Seletih Apa Sunyimu
- Epilog Bulan
- Epilog Kamar
- Episoda Luth
- Episode
- Episode Pagi
- Episode - Rendra
- Epitaph
- Esok Fajar Kita Bertemu
- Fantasi Siang
- Fatwa Penyair
- For You Only
- Gadis Berkerudung
- Gadis Kecil
- Gadis Kecil (Usman Awang)
- Gadis Dan Kupu-Kupu
- Gadis Lembah Seberang
- Gadis Peminta Minta
- Gagal
- Gardu Tua
- Garuda
- Gelut Kehidupan
- Gemerisik Bisik
- Gemilang Muhasabah
- Genderang Perang
- Geraikan Rambutmu
- Gerak Tak Terbaca
- Gereja Ostankino Moskwa
- Gerimis Jatuh Di Kota Yang Rapuh
- Gerimis Pagi Ini
- Getaran Jiwa
- Gonggong Anjing
- Gundah Hatiku
- Gunung Singgah Mata
- Gunung Tampomas
- Gurindam Buat Sang Kekasih
- Guru Oh Guru
- Hampa
- Hanya
- Hanya Dalam Puisi
- Hanya Dia
- Hanya Engkau Kasih
- Hanya Kata
- Hari Bahagia
- Hanya Seutas Pamor Badik
- Hari Ke n
- Hari Lebaran
- Hari Rekah
- Hari Sobek Lembar demi Lembar
- Hari Tuaku
- Hariring
- Hati Asimilasi
- Hatiku Selembar Daun
- Hening yang Kau Pungut
- Hidup
- Hidup - Melody Muchransyah
- Hidup Saat Mati
- Hongkong
- Hotel Internasional Pyongyang
- Hujan : Dari Cerita Yang Lain
- Hujan Di Cengkareng
- Hujan - Dina Oktaviani
- Hujan Februari
- Hujan Lebat Sekali di Isla Negara
- Hujan Pertama
- Hutan
- Hutan Kelabu
- Hutan : Sebuah Cerita yang Purba
- Ia Telah Pergi
- Ibarat Kaca
- Ibu
- Ibu Kota Senja
- Ibunda
- Ibunda - WS Rendra
- Ikrar
- Ikrar - Gita Nuari
- Ilusi Ilahi
- Impian Siang
- Improvisasi 1
- Improvisasi 2
- Indonesia Raya
- Ingat Aku Dalam Doamu
- Inkarnasi Buat Sang Kekasih
- In Memoriam : Yang Terbunuh
- Ingin Kusuarakan
- Ini Sebuah Puisi
- Insaf
- Insan
- Interior Pantai
- Isi Hatinya
- Isyarat
- Itu Hanya Untukmu
- Itu Untukmu
- Jabal Ghafur
- Jalan Lenpeng
- Jalang
- Jam Kerja
- Jangan Kau Tampik Rinduku
- Janin Dalam Rahim Puisi
- Janji
- Janji Januari
- Jarak
- Jatuh Cinta (Cinta Pertama)
- Jatuh Cinta Padamu Buatku Gila
- Jawaban Dari Pos Terdepan
- Jawaban Yang Dinanti
- Jejak Kita di Sini
- Jembatan
- Jendela Senja
- Jeram
- Jika Ada Rasa Ikhlas Itu
- Kabar
- Kabar - Gita Nuari
- Kabar Dari Kota
- Kabar Usia
- Kabut
- Kabut Asap
- Kaca Cermin Kamus
- Kadipaten
- Kado Cinta
- Kado Untuk Masa Kecil
- Kaku
- Kala Kalam Illahi dibacakan
- Kalender Sepi
- Kali Hitam
- Kali Ini, Di Sajakku Ada Ular
- Kaliurang (Tengah Hari)
- Kalian Cetak Kami Jadi Bangsa Pengemis
- Kami Melepasmu Dengan Suka dan Rela
- Kampung
- Kangen
- Kangen - Gunoto Saparie
- Kangen - Noor Sam
- Kapal Nuh Itu Masih Ada
- Kapan Sekolah Kami Lebih Baik dari Kandang Ayam
- Karenamu
- Karnaval
- Karuhun
- Kasmaran
- Kasur
- Kata
- Katanya, Dia Sangat Berbahagia
- Kata Penyair Tua
- Kau Bunda Di Samping Ibuku
- Kau Hadirkan Aku di Sini
- Kau Hanya Debu Waktu
- Kau Mengenang Sukmaku
- Kau Meretas Dalam Pekat
- Kau Selalu Ada
- Kau Tahu Sihir Waria ?
- Kau Tetap Mengikuti
- Kaulah Mentari Naik
- Kaum Beragama Negeri Ini
- Kausar Mahabah
- Keajaiban Sebuah Naluri
- Kebahagiaan yang Dinanti
- Kebenaran
- Keberangkatan
- Keberangkatan Ibu
- Kebun Binatang
- Kehidupan Perantauan
- Keinginan Hati
- Kejayaan
- Kelahiran
- Ke Laut
- Kemakam Bonda
- Kemarau
- Kematian
- Kembalikan Indonesia Padaku
- Kembali Pada Kata
- Kembang Rumput
- Kemerdekaan
- Kemerdekaan Semu
- Kenangan
- Kenangan (Sajak Ulang Tahun)
- Kenangan Akan Zubaedah
- Kenangan Berwarna Hijau Tua
- Kenangan dan Kesepian
- Kenangan Pada Juni
- Kenangan pada Sebuah Taman
- Kenangan Tak Tersisa
- Kenapa Aku Cemburu
- Kendati Hujan Gerimis
- Kening Bulan
- Kepada Bambang Widjajanto
- Kepada Kinanthi Anakku
- Kepada Pemain Taichi
- Kepada Romo Mangun
- Kepada Tuhan
- Kepompong Itu
- Kerana Matahari
- Keranda di Kolong Rumah
- Kerinduan
- Kerja
- Keroncong Pemakaman
- Kesadaran
- Kesaksian
- Kesaksian II
- Kesederhanaan
- Kesendirian
- Kesetiaanku
- Ketika Bukit Masih Menjulang
- Ketika Burung Merpati Sore Melayang
- Ketika Engkau Bersembahyang
- Ketika Jari-Jari Bunga Terluka
- Ketika Meditasi
- Ketika Menunggu Bis Kota, Malam-Malam
- Ketika Merenda Bianglala
- Ketika Sebagai Kakek di Tahun 2040
- Ketika Soli Deo Gloria Hampir Penghabisan
- Ketika Tangis Itu Telah Berubah Nama
- Kinanthi Sigaraning Ruh
- Kini Aku Pasrah
- Kita
- Kita Harus Melawan Meutia
- Kita Masuki Pasar Riba
- Kita Pasti Pulang, Sayang
- Kita Pun Telanjang
- Klik Saja www.bukapuisi.net!
- KM Latuharhary
- Kolam
- Konversasi Dengan Bayang-Bayang 1
- Konversasi Dengan Bayang-Bayang 2
- Korban Kebebasan
- Kosong
- Kota
- Kota - Korrie Layun Rampan
- Kota Cahaya 1
- Kota Cahaya 2
- Kota Cahaya 3
- Kota Kita di Sini
- Kota Penuh Sarang Laba-Laba
- Krawang Bekasi
- Kuala Unga Sore Di sana
- Kucari Musik
- Kudekap Kusayang-sayang
- Kunanti jawabMu
- Kuncup Daun
- Kupanggil Namamu
- Kupu-Kupu
- Kusebut Engkau
- Kususuri Masalalu
- Kuta Cane
- Kutahu Kau Kembali Jua Anakku
- Kutempuh Jalan-Jalan Lengang
- Kuterka Gerimis
- Kutinggalkan Puisi
- Kutoreh
- Kutulis
- Kutuliskan
- Kuukir Syair Akhir
- La Comcubine
- Lacteur
- Ladang Batu
- Lagu Angin
- Lagu Api
- Lagu Duka
- Lagu Ibu
- Lagu Kerinduan
- Lagu Murung
- Lagu Pada Kaset Yang Lama
- Lagu Rumput
- Lagu Sangsi
- Lagu Sendu
- Lagu Seorang Pendatang
- Lagu Serdadu
- Lakon Tubuh
- Lalat di Kopiku
- Lalu Kusebut Puisi, Mau Apa
- Lambang Terima Kasihku
- Lambungku Ada Makam
- Langgam Sederhana
- Langensuara
- Laut
- Laut Akhir
- Laut Membawa Jasadku
- Laut Sigli
- Laut Tawarku
- Laut yang Ramai
- Lelaki
- Lelaki yang Melepas Mantel Saat Hujan Siang Itu
- Lelaki Penunggu Mercusuar
- Lepaskan Saja
- Lereng
- Lereng Merapi
- Lewat Embun
- Lidah
- Lido Lakes Resort
- Lirik Lirih
- Lonceng Nias
- Lorong Batu
- Lovina 1
- Lovina 2
- Luka
- Luka di Bibirku
- Lukisan Sempurna
- Lukisan Wajahmu
- Maafkan Kami
- Madah Laut
- Madura Akulah Darahmu
- Mahakam
- Makam Penyair
- Malam
- Malam Bulan
- Malam (Kuntowijoyo)
- Malam Bersama Keluarga
- Malam di Pegunungan
- Malam Imlek
- Malam Jahat
- Malam Kota dan Ribu-Ribu Kata
- Malamku Begitu Panjang
- Malam-Malam Mengaji
- Malam Putih
- Malam Takbir
- Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia
- Mana Niat Catat Nasihat
- Mancuria
- Masa Lalu
- Masihkah Bunga Kan Mekar
- Masih Kulihat Rembulan
- Masih, Meski Bukan Yang Dulu
- Masmur Pagi
- Matahari
- Matahari Baru
- Matahari di Langit Jakarta, Suatu Sore
- Matahari Minggu
- Matahari Pejam
- Mata Anjing
- Mata Derita
- Mata Hati
- Mata Hitam
- Mata Pelangi
- Mati di Laut Mana
- Maut
- Mayat Purba
- Mayat Tegak
- Medan Kotaku
- Melayu
- Melati di Pahaku
- Melankolia
- Memecah Mengutuhkan
- Memo Kelahiran
- Memoraria I
- Memoraria II
- Menabur Kubur
- Menanti Kabar
- Menara
- Menara Baiturrahman
- Menasah Kecil
- Menatap Lengkungan
- Mencari Jejak
- Mencarimu
- Menempuh Garis Cinta
- Mengalir Manis
- Mengenangmu
- Mengenang Ning
- Menggigil
- Menghulur Insan
- Menguak Palung Kenangan
- Menguliti Puisi | Puisi Supardi
- Menguliti Puisi | Puisi Sutardji
- Menjauh Ambang
- Menjawab Pertanyaan Shiela 1
- Menjawab Pertanyaan Shiela 2
- Menonton Televisi Pagi Ini
- Menuju Rumahmu
- Menyeberang Samudera
- Menyusun Sisa Perjalanan
- Merak Bakauheni
- Metamorfosa Malam
- Meteor
- Mundinglaya Saba Langit
- Menunggu Malam Di Sini
- Mihrab Tua
- Mimpi Basah
- Mimpi, Beri Aku Puisi
- Mimpi Kita Siang Hari
- Minuman
- Mobil
- Moment Sentimentalia
- Money Back Guarantee
- Moranbong Pyongyang
- Muhammad, Ciumlah Tanganku
- Musafir Rindu
- Musim Panen
- Musium Perjuangan
- Mutiara Hatiku
- Nasehat Untuk Adikku (1)
- Nasehat Untuk Adikku (2)
- Nasib Penipu
- Negeri Bandung
- Negeri Ujung Sumatera
- Nenek
- Nina Bobo
- Nipis Kikis
- Nisan - Ajip Rosidi
- Nisan - Chairil Anwar
- Nol - Gita Nuari
- Nyanyian Anak
- Nyanyian Seribu Burung
- Nyanyian untuk anjing
- Ode Bagi Gurih Ayam
- Of Course
- Oda Bagi Benda Rusak
- Ombak Abad Dua Satu
- O Nestafa
- Our 1'st Number Book, Shiela
- Pabrik
- Pada Kemasan Shampoo Anakku
- Padamkan
- PadaMu ku Memohon
- Pada Akhirnya Aku Kembali Sendiri
- Pada Hari Yang Lain
- Pada Ketinggian Matahari
- Pada Siang Padang Sia
- Pada Suatu Hari Nanti
- Padang Seurahet
- Pagi
- Pagi: Cerita Yang Lain
- Pagi Di Burni Telong
- Pagi Mekar
- Pagi-pagi di Binamuda
- Paling Kelam
- Pamit
- Panembahan Rendra
- Panorama Dari Pantai Panjang
- Panorama Tanah Air
- Pantai Kuta
- Para Peminum
- Parasmu Kandas
- Parasnya Tuturkan Suka
- Pasir Hambur
- Pecahkan Kata, Lukakan Kata
- Pejalan
- Pejalan Sepi
- Pekabaran
- Pekarangan Tubuhku : Seserpih Kisah Untukmu
- Pelabuhan
- Pelabuhan Kutaraja
- Pelacur Tua
- Pelaminan Begitu Lenggang
- Pemabuk
- Pemandangan di Que Lin
- Pemandangan Senja
- Pembangunan Melenggang
- Pembukaan
- Pemuja Malam
- Penantian
- Penantian Tiada Henti
- Pendidikan untuk Siapa ?
- Penerimaan
- Pengaduan
- Pengakuan Dosa
- Penjara Rindu
- Penyair
- Penyair dan Tiga Puisi yang Tak Jadi
- Penyair Yang Tak Mencari Puisi
- Pepohonan
- Peraduan Putih
- Perahu Kertas
- Percakapan
- Percakapan Malam
- Percakapan - LK Ara
- Percintaan Pelangi
- Perempuan yang Menunggu
- Perempuan yang Telah Lama Di Nanti
- Pergumulan
- Perhitungan
- Perindu Pagi
- Peristiwa Pagi Tadi
- Perjalanan
- Perjalanan Ini
- Perjalanan Kedua
- Perjalanan Ke Langit
- Perjalanan Malam
- Perjalanan Pelaut
- Perjalanan Terakhir
- Perjamuan Senja
- Perjuangan
- Permainan - Rabindranath Tagore
- Permainan Semalam
- Permintaan Pada Penyair
- Pernahkah
- Pernyataan
- Pernyataan Cinta
- Perselingkuhan Malam
- Pertapa
- Pertemuan Dua Orang Sufi
- Persetujuan dengan Bung Karno
- Persimpangan
- Pesan
- Pesan - LK Ara
- Pesan Burung
- Pesan Nenek
- Petiklah
- Pidato Seorang Demonstran
- Pigura Sepasang Saudari
- Piknik 55
- Pina
- Pintu
- Pintu Diketuk
- Pintu Peristiwa
- Plot yang Hilang
- Pohon Banyan
- Pohon di Depan Rumah
- Poligami
- Postcard Bagi Yudi
- Prajurit Jaga Malam
- Presiden Boleh Pergi, Presiden Boleh Datang
- Prosa Tahun Baru
- Puasa
- Puisi
- Puisi Anak-Anak
- Puisi Anak Untuk Ayah dan Ibu
- Puisi Cat Air Untuk Rizki
- Puisi Dalam Topi
- Puisi Pendek Agustinus Wahyono
- Puisi Sia-Sia, Airmata Sia-Sia
- Puisi Tahun Baru
- Puisi Tuk Kedua Orang Tua
- Puisi Yang Terancam Hukuman Mati
- Pulang
- Pulang : Faisal Muchtar
- Pulang : Variasi Dalam Satu Tema
- Pusara Dinda
- Rahasia
- Rahmat
- Ramadhan KH (Puisi Jeihan)
- Rapuh
- Raungan Bisu
- Remang-Remang
- Rembulan Bersinar Terang
- Reinkarnasi
- Rencana
- Rengganis
- Renungan Senja
- Reply Kenangan 1978
- Reportase Dari Teluk
- Reversibilite
- Requiem
- Rhinoceros
- Rien De Nouveau
- Rindu
- Rinduku
- Rindu Berguling Sendiri
- Rindu Dendam
- Rindu Tasik
- Risalah Ini
- Ritual Mandi
- Ritus Berahi
- Romansa Setangkai Bunga
- Ruang Setelah Dunia
- Rumah - Rabindranath Tagore
- Rumah Hidupku
- Rumpun Alang-Alang
- Rumput
- Rumput & Kata
- Saatnya Aku Mengerti
- Sabbath
- Sahabat di Badai
- Sajak
- Sajak 17 Mei
- Sajak Aku dan Kekasih
- Sajak Buat Tuhan - 2
- Sajak Buat Tuhan - 1
- Sajak Buruh
- Sajak Cinta
- Sajak Dalam Angin
- Sajak Guru
- Sajak Hitam
- Sajak Hutan Belukar
- Sajak Ke-27
- Sajak Kecil Tentang Cinta
- Sajak Orang2 Yang Tergusur
- Sajak Pelaut
- Sajak Perkenalan
- Sajak Putih
- Sajak Subuh
- Sajak Tahun Tuhan
- Sajak Taman Sastra 1
- Sajak Taman Sastra 2
- Sajak Taman Sastra 3
- Sajak Telur
- Sajak Tipe 21
- Sajak Yang Ditulis di Lampu Merah
- Sakramen
- Salah Duga
- Salah Sangka
- Salam Benua
- Sampai Aku Terjaga Dan Menemukanmu
- Sampai Batas Senja
- Sanatorium Chakhalinagara Moskwa
- Sang Pengarung Samudera
- Sang Saudagar
- Sang Utusan
- Sang Waktu Pun Terbangun
- Sarapan Pagi
- Sarasku
- Sarimin
- Seandainya Boleh Kutawar
- Seandainya Saya Luna Maya
- Sebagai Doa
- Sebaiknya Kita Hancurkan
- Sebalik Kekhilapan
- Sebaris Pantai
- Sebatas Kepak
- Sebelum Ingatan Lebur
- Sebelum Jadi Kisah
- Sebelum Kau Pergi
- Sebelum Padi Menguning
- Sebuah Impian
- Sebuah Istana
- Sebuah Judul Di Toko Buku: Genesis 34
- Sebuah Kebebasan
- Sebuah Keharusan
- Sebuah Komputer, Tak Dimatikan
- Sebuah Mimpi
- Sebuah Natal Hujan Penghancuran
- Sebuah Petikan Hangat
- Sebuah Potret
- Sebuah Restauran Moskwa
- Secekat Sajak dalam Gerimis Sebuah Pagi
- Sedekah
- Sehabis Hujan
- Sehabis Menari
- Sekar Pocung Kagem Kinanthi
- Selamat Jalan Anakku
- Selamat Jalan Bung Karno
- Selamat Pagi Indonesia
- Selembar Pagi
- Selembar Peta
- Selimut Cinta Merurub Kita
- Semakin Jauh
- Sembahyang Malam
- Sembilan Putaran Rembulan
- Semua Menujumu
- Semua Teruntuk Daku
- Senja Belia
- Senja di Parangtritis
- Senjata Yang Tak Lucu
- Seorang Gadis di Muka Jendela
- Seorang Ibu Berbisik Pada Calon Bayinya
- Seorang Penyelamat
- Seorang Terbaik
- Seorang Tua Berjalan
- Sepanjang Namamu
- Sepanjang Titi Lamnyong
- Sepasang Burung
- Sepenggal Percakapan
- Sepenggal Puisi
- Sepertinya
- Seperti Kemarin
- Seperti Kematian
- Seperti Memecahkan Serpihan Kaca
- Seperti Pertama Kali
- Seperti Rindu Ini
- Seperti Semut
- Sepi
- Sepi - Agustinus Wahyono
- Sepi Mengisap Seluruh Jerit
- September Tanggal 8
- Seputar Kata
- Serat Pinus Rambutmu
- Serenada Biru
- Serenada Hijau
- Serenada Hitam
- Serenada Kelabu
- Serenada Merah Padam
- Serenada Putih
- Serenada Violet
- Serenade Hampir Penghabisan
- Seribu Mesjid Satu Jumlahnya
- Seruling
- Sesabit Bulan
- Sesudah Perjalanan
- Setelah Kita
- Setelah Merenungi Kota
- Setelah Pengakuan Dosa
- Seusai Badai Berpeluk Puisi
- Sihir Hujan
- Silam:Kenangan Luka
- Silsilah
- Sinar
- Sinar Mentari Pagi
- Singa Tua
- Sirna
- Sirup Rasa Mawar Cap Ikan Paus
- Sisa Luka
- Skenario I
- Skenario II
- Skenario Persetubuhan Pertama di Dunia
- Sketsa Dinihari
- Sketsa Ke Berapa Tentang Kenangan
- Sketsa Peta Pada Tatap Mata
- Sms Ultah Buat Negeriku
- Solilokui Patung
- Solitaire
- Solitaire - Dina Oktaviani
- Sore Itu
- Sosok
- Spada
- Spleen
- Ssssst Jangan Ribut Tuhan Lagi Rapat
- Stretenski Boulevard
- Stanza
- Suara
- Suara Kecil
- Suasana 1
- Suasana 2
- Suatu Sore Di Antara Sisa Gerimis
- Subuh
- Sudah Kutebak
- Sujud
- Sujud Pertemuan
- Sumber
- Sungai
- Sungai Kecil
- Sungai Moskwa
- Sungai Pesangan
- Sunyi
- Sunyi dihati
- Surat
- Surat - Isbedi Stiawan ZS
- Surat Atas Bulan
- Surat Cinta
- Surat Kepada Bunda
- Surat Kertas Hijau
- Surat Pada Sahabat Lama
- Surat-Surat Cinta
- Surat Tua
- Syair Kepedihan
- Syair Malam
- Syair Petang
- Syair Siang
- Tafakur
- Tafsir Lebah
- Tahajud Cintaku
- Tahun Baru
- Tajam hujanmu
- Tak Ada Lagi
- Tak Akan Ada Lagi Puisi Seperti Ini
- Tak Bisa Kulupakan
- Tak Kubaca Isyarat Itu
- Tak Perlu Teluh
- Takut Akan Tujuan
- Taman
- Tamasya Batu-Batu Karang Lembah
- Tamu
- Tamu - WS Rendra
- Tanah Air Mata
- Tanah Ini Negeriku
- Tanah Kelahiran
- Tanah Pengasingan
- Tanah Tua
- Tanda tanya
- Tangan
- Tanganmu
- Tangan Yang Memanjang
- Tangis Sekuntum Bunga
- Tanpa Garam
- Tanya
- Tanya Tak Terjawabkan
- Tarakan
- Tarian Bulan
- Tawamu Pecah
- Tekukur
- Telaga Hatimu
- Telah Kujalani Kekerasan Batu
- Telah Kulepas Pakaian Sunyiku
- Telinga
- Teluk
- Temaram di Karawang
- Tembang Ruwatan
- Tengah Malam, Telepon Berdering
- Tentang
- Tentang Alamat Lama
- Tentang Kematian
- Tentang Maut
- Terakar
- Terang Bulan
- Tercipta
- Tergoda
- Teriakan Histeris
- Terlanjur Aku Mengagumimu
- Terminal
- Terpisah
- Terserah
- The Tale of Two Continents
- Tiada Beza
- Tiada Kulihat Matamu Mengucap Cinta
- Tiba di Persimpangan Yang Bernama Kota Jakarta
- Thespian
- Tiada yang Lebih Aman
- Tiada Yang Tulus
- Tidurlah Intan
- Tinggal Kenangan
- Tirai Tanya
- Titik Azali
- Titipan Doa Untukmu
- Tjerita Buat Dien Tamaela
- Topeng
- Torehan
- Translasi Jeritan Jembatan
- Translasi Kesadaran Koran
- Translasi Pinta Pintu
- Tretes Matahari
- Tsunami 1
- Tsunami 2
- Tubuh Basah
- Tubuhmu-Tubuhku, Milik Waktu
- Tubuh Tanpa Ruh
- Tugu Monas
- Tuhan Bermain Musik, Semalam
- Tuhanku
- Tuhan Tenggelam Dalam Kelam
- Tuhanku Lepaskan Daku dari Belenguku
- Tumbal Kenangan
- Ungkapan Amarah
- Untuk Duka Aceh
- Untuk Do Karim
- Untuk Ibu
- Ups
- Usikan Kalbu
- Vacuite
- Vagina
- Vocal : Rosa, Musik : Tak Ada!
- Wajah
- Waktu
- Waktu - WS Rendra
- Waktu Luruh, Kisah Hijau
- Waktu Tak Lagi Membatu
- Walau Setetes Darah
- Wanita dan Kalajengking
- Wanita dari Lampadang
- Warna
- Wayang
- Wayang - Gunoto Saparie
- Yang Fana Adalah Waktu
- Yang Jauh
- Yang Kuhela, Yang Kupeluk
- Yang Lebih Entah dari Semesta Puisi
- Yang Merengut
- Yang Merungut
- Yang Muda Yang Berlawan
- Yang Tak ditanyakan Kepada Finalis Miss World
- Yang Terampas dan yang putus
- Yang Terasing
- Yang Terindah
- Z - Korrie Layun Rampan
- Zaman
- Zandvoort
- Ziarah Adam di Bumi
- Zikir
KATEGORI PUISI
- Puisi Alam
- Puisi Anak Sekolah
- Puisi Bencana Alam
- Puisi Cinta
- Puisi Dalam Doa
- Puisi Islami
- Puisi Kematian
- Puisi Kesedihan
- Puisi Lebaran
- Puisi Malam
- Puisi Pagi
- Puisi Pahlawan
- Puisi Patah Hati
- Puisi Pendek 2 Baris
- Puisi Perjalanan
- Puisi Ramadhan
- Puisi Rindu
- Puisi Rindu Buat Kekasih
- Puisi Romantis
- Puisi Ulang Tahun
- Puisi Untuk Ibu
- Koleksi Buku Karya Puisi
KAHLIL GIBRAN - J. RUMI - M. IQBAL
- KAHLIL GIBRAN (1883-1931)
- Air Mata (Butir Hikmah - Sayap2 Patah)
- Aku Bicara Perihal Cinta (Puisi)
- Anugerah Cinta (Puisi)
- Atas Nama Cinta (Mutiara Kata)
- Cermin Diri (Mutiara Kata)
- Cinta (Mutiara Kata)
- Cinta dan Puisi (Mutiara Kata)
- Cinta Pertama (Mutiara Kata)
- Cinta yang Agung (Puisi)
- Cinta yang Berlalu (Mutiara Kata)
- Ciuman Pertama (Prosa)
- Falsafah Hidup (Mutiara Kata)
- Hidup (Prosa - Suara Sang Guru)
- Jiwa (Mutiara Kata)
- Kata Mutiara Tentang Kemanusiaan
- Kata Terindah (Mutiara Kata)
- Kebebasan (Mutiara Kata)
- Kebijaksanaan (Mutiara Kata)
- Keindahan Kehidupan (Mutiara Kata)
- Lafaz Cinta (Mutiara Kata)
- Mencintai (Mutiara Kata)
- Menuai Cinta (Mutiara Kata)
- Musim Semi (Puisi - Kehidupan Cinta)
- Naungan Kasih Sayang (Puisi)
- Pandang Pertama (Prosa)
- Penderitaan (Mutiara Kata)
- Penyair (Mutiara Kata)
- Penyiksaan (Mutiara Kata)
- Perkawinan (Prosa)
- Perpisahan (Mutiara Kata)
- Persahabatan (Puisi)
- Resah Hati (Mutiara Kata)
- Romantis Cinta dan Remaja (Prosa)
- Sahabat (Mutiara Kata)
- Sikap Manusia (Mutiara Kata)
- Suara Kehidupan (Mutiara Kata)
- Suluh Hidup (Mutiara Kata)
- Surat Gibran Kepada Amin Guraib (Potret Diri)
- Surat Gibran Kepada Ayahnya (Potret Diri)
- Surat Gibran Kepada Jamil Malouf (Potret Diri)
- Surat Gibran Kepada May Ziadah
- Takdir Cinta (Mutiara Kata)
- Waktu (Puisi) JALALUDDIN RUMI (1207-1273)
- Aku Adalah Kehidupan Kekasihku (Rumi)
- Akan Jadi Apa Diriku (Rumi)
- Burung Hantu dan Elang Raja
- Cinta adalah Anugerah (Rumi)
- Dimensi Lain (Rumi)
- Kau dan Aku
- Kembali Kepada Tuhan
- Kerja (Rumi)
- Manfaat Pengalaman (Rumi)
- Mati Sebelum Engkau Mati
- Menyatu Dalam Cinta
- Seberapa Jauh Engkau Datang (Rumi)
- Tentang Cinta (Rumi)
- Tindakan dan Kata-kata MUHAMMAD IQBAL (1873-1938)
- Cinta Abadi (Iqbal)
POEMS IN ENGLISH
- KHALIL GIBRAN QUOTES
- Song Of Fortune
- Foreword The Broken Wings
- Chapter 1 : Silent Sorrow
- Chapter 2 : The Hand of Destiny
- Chapter 3 : Entrance to The Shrine
- Chapter 4 : The White Torch
- Chapter 5 : The Tempest
- Chapter 6 : The Lake of Fire
- Chapter 7 : Before the Throne of Death
- Chapter 8 : Between Christ and Ishtar
- Chapter 9 : The Sacrifice
- Chapter 10 : The Rescuer
- Leave Me, My Blammer
- Love
- Song of Fortune
- Song of Love
- Song of Man
- Song of The Flower
- Song of The Rain
- Song of The Soul
- Song of The Wave
- The Beauty of Death
- The Dying Man and The Vulture
- The Life of Love
- The Poet
- The Prophet NATASHA JOSEFOWITZ
- You're Only As Old
- The Best Is Yet to Come
- There's Always Something, I Must Do First
- I Finally Have Time
- These Are the Years of Living Dangerously
- That's Me!
- Why Should I Worry LOVE POEMS
- Always My Love
- I Know Why The Caged Bird Sing
- Love My Tragedies
- My Love
- Men
- Passing Time
- Phenomenal Woman
- Remenberance
- Touched By An Angel
- When You Come
- Where Is True Love
KUMPULAN PANTUN
- Berbalas Pantun
- Pantun Remaja (Berbalas Pantun)
- Pantun Bersukacita
- Pantun Berdukacita
- Pantun Nasib
- Pantun Muda
- Pantun Berkenalan
- Pantun Berkasih-kasihan
- Pantun Berceraian/Perpisahan
- Pantun Beriba Hati
- Pantun Jenaka
- Pantun Nasihat
- Pantun Nasehat
- Pantun Adat
- Pantun Agama KUMPULAN PANTUN ANAK AYAM - KARYA AJIP ROSIDI dikemas dalam sebuah buku "Pantun Anak Ayam" yg diterbitkan oleh : Balai Pustaka 2006
- Pengantar - Ajip Rosidi
- Pantun Anak Ayam
- Pantun Ombak
- Pantun Terang Bulan
- Pantun Osaka Nara
- Pantun Angin Barat
- Pantun Burung Merpati
- Pantun Musim Rontok
- Pantun Musim Dingin
- Pantun Musim Bunga
- Pantun Musim Panas
- Pantun Hari Jumat
- Pantun Dari Kyoto
- Pantun Hari Lebaran
- Pantun Hujan Gerimis
- Pantun Tanjung Katung
- Pantun Bulan Purnama
- Pantun Kebun Bambu
- Pantun Pisang Emas
- Pantun Pulau Pandan
- Pantun Ke Teluk Sudah
- Pantun Anak Ikan
- Pantun Dari Mana
- Pantun Sumur di Ladang
- Pantun Burung Pipit
- Pantun Pergi ke Laut
- Pantun Kembang Jati
- Pantun Pulau Seribu
- Pantun Air Mancur
- Pantun Si Paku Gelang
PUISI DALAM BAHASA DAERAH
- Bahasa Sunda :
- Agustusan
- Ayeuna Mangsana
- Bongan Kitu
- Bulan Nineung, Bulan Nu Saha
- Di Mumunggang Cikeruh
- Embat-Embat
- Hiji Dunya (Etti RS)
- Ilangna Mustika
- Kamerdikaan
- Lagu Puja
- Lagu Puja Lemah Cai
- Na Tetelar Taun Anyar
- Ngageuri Dina Sujud Iedul Fitri
- Nu Balik Ngungsi
- Pahlawan
- Paneja
- Pantun Lucu Basa Sunda
- Patanjala
- Paturay (Surachman RM)
- Peuting Nuzulul Quran I
- Peuting Nuzulul Quran II
- Sajak Cinta (Hasan W. Atmakusumah)
- Sangkuriang
- Sapatu
- Sareupna di Padesan Sunda
- Surat Keur Kenny G
- Surat Ti Batukaras
- Surat Ti Palestina
- Tanah Sunda
- Tandon
- Tapak Sangkuriang
- Tekad
- Ulang Taun
- Variasi Guru Minda (Ajip Rosidi) Bahasa Banjar :
- Kisah Satangkai Kambang
- Baturai Pantun
BIOGRAFI PENYAIR
- Abdurahman Faiz
- Agustinus Wahyono
- Ajip Rosidi
- Amir Hamzah
- Arafat Nur
- Arsyad Indradi
- Asep Sambodja
- Ayi Jufridar
- Beni R. Budiman
- Chairil Anwar
- Dadan Dania D.K.
- Dina Oktaviani
- D. Zawawi Imron
- Ernita Kahar
- Faisal Muchtar Al Khaufi
- Fandy Hutari
- Fati Soewandi
- Fernando Marco
- Fredy Wansyah
- Hasan Aspahani
- Hasyuda Abadi
- Idris Pasaribu
- Isbedy Stiawan ZS
- Isnu Kembara
- Jalaluddin Rumi
- Kahlil Gibran
- Korrie Layun Rampan
- Kuntowijoyo
- L.K.Ara
- M. Husseyn Umar
- Medy Loekito
- Mega Vristian
- Mohammad Diponegoro
- Muhammad Iqbal
- Mustofa Bisri
- Nanang Suryadi
- Natasha Josefowitz
- Pranita Dewi
- Ramadhan KH
- Ridwan Amran
- Sanusi Pane
- Saut Poltak Tambunan
- Sitor Situmorang
- Sapardi Djoko Damono
- Sulaiman Juned
- Surtini Hadi
- T. Tjoet Sofjan
- Toto Sudarto Bachtiar
- TS Pinang
- Wayan Sunarta (Jengki)
- Wina SW1
- Wing Kardjo
- WS Rendra
- Yayat Hendayana
- Yun Casalona
- Yunimar W. Yusuf
FEEDJIT
POPULAR PAGES
| |||||||||||||||||||||||||
RECENT COMMENTS
On Apr 17 Mawardi commented on puisi cinta kahlil anugerah cinta: “puisi yang indah saluuut”
On Apr 14 Goyang Karawang commented on biografi toto sudarto bachtiar: “ternyata jabar banyak melahirkan penyair2 hebat.. mantab :)”
On Apr 11 Bisnis Online PTC commented on tukar link otomatis: “Sob, Blog saya sudah berganti nama dari "Duit Gratis Dari Internet" menjadi "Bisnis…”
On Apr 09 situs commented on puisi tentang hukum kepada bambang: “Baru tau neh ada puisi hukum”
On Apr 08 Jubaida Manis commented on puisi tentang hukum kepada bambang: “wahhh puisinya mantaf mas..”
On Apr 14 Goyang Karawang commented on biografi toto sudarto bachtiar: “ternyata jabar banyak melahirkan penyair2 hebat.. mantab :)”
On Apr 11 Bisnis Online PTC commented on tukar link otomatis: “Sob, Blog saya sudah berganti nama dari "Duit Gratis Dari Internet" menjadi "Bisnis…”
On Apr 09 situs commented on puisi tentang hukum kepada bambang: “Baru tau neh ada puisi hukum”
On Apr 08 Jubaida Manis commented on puisi tentang hukum kepada bambang: “wahhh puisinya mantaf mas..”
Puisi Kiriman Sahabat
- Ada Untukmu : Benna Randy Santana
- Aku - Winda Purwanti
- Ambo Dijuli 2010 : Ashenk
- Anak Itu : Khairul Azli
- Cahaya - Indra Jaya Peryogi
- Cinta Tak Berkasta - Sun Hadi
- Detak dalam Detik Terakhirku (Fitri Asviana)
- Disini Aku Menunggu - No Name
- EveryThing Is Gone - ArieyWee
- Ibu - Winda Purwanti
- Ini Yang Kurasa - Rizka Noviatri
- Jangan Sembunyikan Rindumu : Sun Hadi
- Jejak Duka - Shahrimad
- Jeritan Alam - Wandhi
- Jerit Hatiku - Ayu Arista
- Ka - Elfian Salafin
- Keranamu - Thanesh
- Kerana Perpisahan Ini - ArieyWee
- Kesepian - Winda Purwanti
- Ketika Cinta Bersemi - Sun Hadi
- Ketika Cinta Bertemu Cinta - Sun Hadi
- Kisah Kita - Andi H.
- Lingkaran Masa Lalu - Vito
- Menunggu - Winda Purwanti
- Menunggu yang Tak Pasti - Sun Hadi
- Negeri Sekoltut : Ihsan Subhan
- Nukilan Hati - Thanesh
- Pantai - Winda Purwanti
- Perpisahan - Mira
- Rasa Cintamu Bukan Untukku - Sun Hadi
- Renungan Abadi - Sun Hadi
- Rinduku - Bujang Kenyalang
- Rindu Dalam Penantian - No Name
- Rindu Lara Disudut Hati - Shahrimad
- Rindu Yang Terlarang - Sun Hadi
- Sajak Cinta (Kepada Labila) - Jun Noenggara
- Sampai Kapan ? - Ratu Masrana
- Sang Koruptor - Winda Purwanti
- Sebuah Tanya Tak Terjawab - Rere Snow
- Sejujur Bicara : ArieyWee
- Senja - Moh. Afif
- Seperti Aku - Dhettie
- Sesal - ArieyWee
- Surat yang Tak Pernah Ku Kirim - Denny Neonnub
- Tak Kufur Nikmat - Nisa
- Tentang Satu Malam - Moh. Afif
- Terdampar Dalam Lamunan - Didi Supardi
- Tiada Seindah Mimpi - ArieyWee
- Yang Tercinta - Johannes
Artikel & Berita
- Ajip Rosidi Sosok Sastrawan dan Budayawan Paripurna
- Bahasa dan Kebudayaan Nasional Oleh Ajip Rosidi
- Bahasa Melayu di Indonesia dan Malaysia Oleh Ajip Rosidi
- Cina dan China Rubrik Bahasa Ajip Rosidi
- Farewell WS Rendra, Poet and Playwright
- Kepiawaian Ws Rendra si Burung Merak
- Mengenang Chairil Anwar Lewat Puisi
- Merenung Bersama Korrie Layun Rampan
- Perjalanan 70 Tahun Sapardi Djoko Damono
- Renungan Indah WS. Rendra
- Ws. Rendra Meninggal Dunia
Link Sahabat
- Avicenna28
- Adhi’s Personal Web
- Abdul Cholik’s Blog
- Agita Dreamer
- Akh Ihsan
- Asopusitemus
- Babesajabu
- Bisnis Online PTC
- Blog Populer
- Catatan Kecil
- Catatan Pengembara
- Cerita Cinta & Kehidupan Remaja
- Download Centre
- Dina’s Blog
- Goyang Karawang
- Hamparan Kata
- Kahlil Gibran
- Kumpulan Artikel
- Kumpulan Bahan Kuliah
- Kumpulan Puisi
- langit senja
- Link Tea
- Madzhab Bisnis OnLine
- Naungan Islami
- Page Rank Checker
- Percikan Hidup
- Poems Directory
- Puisi Cinta
- Puisi Persahabatan
- Rezaprama|Freeware
- Puisi Romantis
- Saung Web
- Serba-Serbi Informasi
- Web Directories
- web link directory
- www.y-bro.blogspot.com
kumpulan karya Puisi | Copyright 19 April 2010 KaryaPuisi |


0 comments:
Post a Comment